Profil FEMA

SEJARAH
Perkembangan IPB dimulai dari tahapan embrional (1941-1963), tahap kelahiran dan pertumbuhan (1963-1975), tahap pendewasaan (1975-2000), tahap implementasi otonomi IPB (2000-2005) dan menuju IPB Badan Hukum Milik Negara (BHMN) yang akan dimulai pada tahun 2006. Pada tahun 2007 secara embrional IPB diharapkan siap manjadi universitas riset. 
Fakultas Ekologi Manusia IPB merupakan fakultas yang baru di IPB lahir saat perkembangan IPB berada pada tahap implementasi otonomi IPB. FEMA IPB dibentuk pada tahun 2005 berdasarkan Surat Keputusan Rektor No.112/K13/OT/2005. Dengan status Perguruan Tinggi BHMN, IPB diberi kewenangan oleh Departemen Pendidikan Nasional untuk mengatur dan mengelola aset dan program pendidikan tinggi termasuk kewenangan membentuk mayor (Program Studi), Departemen atau Fakultas baru.
Pembentukan FEMA IPB sejalan dengan berbagai perubahan yang terjadi di IPB memasuki era otonomi perguruan tinggi (IPB BHMN) dalam proses klusterisasi departemen. Cikal bakal FEMA IPB adalah Departemen Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga (GMSK) Fakultas Pertanian, Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Departemen Sosek Pertanian Fakultas Pertanian, serta bagian sosial ekonomi dari berbagai fakultas di IPB.
Departemen Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga (GMSK) Fakultas Pertanian berkembang menjadi Departemen Gizi Masyarakat (GIZ) dan Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen (IKK). Sementara Departemen Sosial Ekonomi Pertanian (Sosek) Fakultas Pertanian berkembang menjadi Departemen Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (KPM), Departemen Agribisnis, dan Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (ESL).
Selanjutnya dalam proses klusterisasi, Departemen Gizi Masyarakat (GIZ) dan Departemen Ilmu keluarga dan Konsumen (IKK) dan Departemen Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (KPM) bergabung dalam suatu kluster yang disebut Fakultas Ekologi Manusia (FEMA).
FEMA merupakan Fakultas Ekologi Manusia yang pertama dan satu-satunya di Indonesia dan satu dari tiga Fakultas Ekologi Manusia di Asia Tenggara. Dua fakultas ekologi manusia lainnya di Asia Tenggara adalah College of Human Ecology University of Philippines at Los Banos (UPLB), dan Faculty of Human Ecology, Universiti Putra Malaysia (UPM).

VISI
Menjadi fakutas berbasis riset yang membumi dan mendunia di bidang ekologi manusia yang mendukung pengarusutamaan pertanian guna terciptanya pertanian tropika yang tangguh, pengelolaan sumberdaya alam yang lestari dan adil serta terwujudnya sumberdaya manusia berkualitas dan masyarakat yang sejahtera

MISI
  1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi ekologi manusia yang unggul bermutu internasional dengan kompetensi utama gizi masyarakat, ilmu keluarga dan konsumen, serta sains komunikasi dan pengembangan masyarakat;
  2. Menyelenggarakan riset transformatif yang bersifat interdisipilin dan transdisiplin serta pengembangan IPTEKS dalam bidang ekologi manusia yang bermanfaat bagi kemajuan masyarakat agraris dan bahari;
  3. Menyelenggarakan pengabdian pada masyarakat untuk mencapai kehidupan individu, keluarga, dan komunitas yang lebih baik dan berkelanjutan.

KEBIJAKAN MUTU
Dengan komitmen yang tinggi terhadap mutu, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian berupaya untuk “Secara efisien dan akuntabel menghasilkan lulusan dan IPTEKS yang membumi dan mendunia.” Untuk mencapai tujuan tersebut maka Fakultas Ekologi Manusia IPB :
  1. Berpedoman pada aturan yang berlaku,
  2. Memonitor penerapan Sistem Manajemen Mutu serta memperbaiki sistem dan pendidikan secara berkesinambungan,
  3. Melaksanakan internasionalisasi standar mutu penyelenggaraan akademik dan riset,
  4. Meningkatkan kualitas input dan proses akademik dan non akademik,
  5. Meningkatkan jumlah publikasi, sitasi dan teknologi aplikasi,
  6. Meningkatkan kegiatan pembangkitan pendapatan dan kesejahteraan,
  7. Tertib dan akuntable dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran,
  8. Tertib dan akuntable dalam pengelolaan keuangan,
  9. Menyediakan dan melaksanakan kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana yang memadai,
  10. Mengkomunikasikan kebijakan mutu ini kepada para pengajar dan pegawai.


TUJUAN
1. Menghasilkan lulusan yang bermutu, dengan kompetensi:
Memiliki moral dan karakter yang mulia
Memiliki prestasi akademik, kapasitas profesional, serta kemampuan komunikasi internasional,
Memiliki kepedulian sosial dan lingkungan alam serta memiliki kemampuan analisis terhadap perkembangan baru secara lokal, nasional, maupun global dalam bidang ilmu di bawah naungan FEMA
Memiliki jiwa inovatif dan kewirausahaan
Memiliki daya kompetisi di pasar tenaga kerja
2. Menghasilkan IPTEKS yang transformatif
3. Menjadikan FEMA sebagai penentu kecenderungan dalam ilmu-ilmu yang terkait dengan  ekologi manusia untuk mendukung terwujudnya peradaban bangsa yang adil dan peduli terhadap lingkungan melalui aktivitas pendidikan dan penelitian berbasis pengetahuan terkini,
4. Menjadikan FEMA sebagai lembaga pendidikan tinggi yang proaktif dan responsif terhadap dinamika masyarakat serta pembangunan nasional dan global
5. Menjadikan FEMA sebagai pelopor dalam pengembangan sistem manajemen modern untuk dunia pendidikan guna menunjang kegiatan Tri Dharma yang bermutu.

STRATEGI
  1. Meningkatkan mutu pendidikan dan mempercepat proses akreditasi internasional
  2. Mengembangkan dunia kemahasiswaan dalam penguatan kepemimpinan, penalaran, profesi, dan kewirausahaan, serta menggalang potensi alumni
  3. Meningkatkan mutu riset yang berhasil guna untuk menunjang pengembangan ilmu dan peningkatan kualitas pendidikan multi strata, serta pengabdian pada masyarakat
  4. Meningkatkan kemampuan publikasi ilmiah internasional
  5. Meningkatkan mutu pengabdian pada masyarakat
  6. Mendorong lahirnya pemikiran-pemikiran strategis untuk pembangunan nasional
  7. Mengembangkan kualitas SDM dan kesejahteraan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan untuk menunjang kegiatan Tri Dharma yang bermutu
  8. Memperluas jaringan kerjasama dan Pengembangan program internasional
  9. Memperkuat kapasitas manajemen organisasi dan fungsi penjaminan mutu (quality assurance)
KEBIJAKAN MUTU
Secara efisien dan akuntabel menghasilkan lulusan dan IPTEKS bermutu bagi kualitas kehidupan berkelanjutan

MOTTO
Membumi dan Mendunia

BUDAYA
Budaya FEMA IPB dikenal dengan sebutan TERASA MANIS yaitu KeTEkunan, kejujuRan, keAdilan, keSAntunan, kebersaMAan, keharmoNIsan dan kompetisi Sehat.

Fakultas Ekologi Manusia IPB
Gedung FEMA IPB, W1 – L2
Jl. Kamper, Kampus IPB Darmaga
BOGOR – INDONESIA 16680

0 komentar:

Posting Komentar